jadwal xxi

10 Film Menarik yang Berlatar Belakang Jakarta

10 Film Menarik yang Berlatar Belakang Jakarta

Kamu yang mengaku sebagai orang Indonesia tentu mengenal dengan baik kota metropolitan, Jakarta. Banyak sekali sebutan atau pepatah tentang Jakarta, bahkan ada yang bilang jika “Ibukota jauh lebih kejam daripada ibu tiri.”

Gemerlap malam, perbedaan dan kerasnya Jakarta mungkin bagi sebagian besar orang sudah dirasakannya sendiri. Tapi bagi mereka yang belum pernah mengadu nasib ke ibukota, film dengan background Jakarta dijadikan sebagai acuan. Meskipun sifatnya fiktif, beberapa film nyatanya benar-benar menghadirkan gemerlap dunia malam dan rutinitas warga ibukota.

Daftar 10 Film Dengan Background Jakarta

Sebelum mengadu nasib ke Ibukota, Jakarta hal pertama yang wajib kamu lakukan adalah mengenal seluk beluk tentang kota tersebut. Beberapa film berikut mungkin bisa jadi alat dan media pembelajaran yang mudah:

1. Cek Toko Sebelah (2016)

Film garapan Ernest Prakasa ini menghadirkan alur cerita yang unik dengan genre komedi yang kental. Cek Toko Sebelah berhasil masuk dalam berbagai nominasi bahkan memenangkan nominasi Film Bioskop Terpuji di Festival Film Bandung.

Menceritakan tentang keluarga etnis Tionghoa, seorang ayah dan dua anak laki-laki. Dalam cerita, kedua anak mempunyai jalan hidup yang luar biasa berbeda. Yohan (Dion Wiyoko) merupakan fotografer freelance yang punya masa lalu kelam, hidup bersama Ayu (Adinia Wirasti) istrinya yang setia. Sang adik, Erwin (Ernest Prakasa) memiliki hidup yang lebih baik dan kekasih cantik. Perjalanan hidup kakak dan adik ini mulai terusik ketika sang ayah terserang penyakit.

2. Surat Untuk Jakarta (2016)

Beda dari film sebelumnya, film Surat Untuk Jakarta merupakan film animasi superpendek dengan durasi 2 menit. Meskipun dibuat sangat singkat, film ini nyatanya berhasil menarik perhatian banyak orang dan meraih Piala Citra sebagai Film Animasi Terbaik FFI 2016. 

Film garapan Aditya Prabaswara, Andre Sugianti dan Ardhira Anugrah Putra ini mengisahkan tentang rutinitas harian masyarakat Jakarta. Film Surat Untuk Jakarta pada awalnya sengaja dibuat sebagai bentuk penghormatan atau gift terhadap hari jadi Kota Jakarta yang ke-489.

3. Blackhat (2015)

Merupakan salah satu film Hollywood yang proses pengambilan gambarnya dilakukan di berbagai negara termasuk di Jakarta. Saat syuting di ibukota, film ini mengambil cukup banyak visualisasi dari trademark kota Jakarta dan Indonesia. 

Blackhat mengisahkan tentang petualangan Nicholas Hathaway (Chris Hemsworth) memburu hacker. Film ini tidak hanya menampilkan adegan action yang memacu adrenalin tapi turut menunjukkan alur cerita yang menarik. 

4. Jalanan (2013)

Film ini banyak menceritakan tentang kisah kehidupan dari 3 pengamen muda di ibukota. Boni, Titi dan Ho merupakan tiga pengamen muda yang terpinggirkan. Perjalanan hidup mereka yang sulit dan keras di Jakata digambarkan tanpa rekayasa.

Dengan lagu orisinil gubahan trio musisi tersebut, film Jalanan mengungkap sisi manis dan gelap dari kehidupan anak muda yang berada di bawah kendali globalisasi dan perkembangan kota metropolitan. 

5. Selamat Pagi, Malam (2014)

Kisah unik tentang kota Jakarta selalu menarik untuk ditilik termasuk ketika matahari terbit dan tenggelam. Film Selamat Pagi, Malam mengisahkan tentang 3 perempuan unik dengan jalan hidup berbeda yang saling dipertemukan oleh takdir.

Gia (Adinia Wirasti) merasakan kehampaan ketika kembali pulang ke Jakarta pasca menetap lama di New York. Indri (Ina Panggabean) bekerja sebagai penjaga handuk di sebuah gym yang bermimpi bertemu dan menikah dengan pria kaya yang ditemukannya dari situs chatting di smartphone. Ci Surya (Dayu Wijanto) merupakan ibu rumah tangga yang merasa kesepian ketika ditinggal mati suaminya yang ternyata memiliki wanita idaman lain. 

6. Sanubari Jakarta (2012)

Dari semua film bertema Jakarta yang telah disebutkan di atas, konsepnya mungkin tidak ada yang seunik film Sanubari Jakarta. film ini mengisahkan tentang kisah percintaan yang terjadi di kalangan kaum urban kota Jakarta. 

Kamu tidak hanya disuguhi dengan 1-2 pemeran utama melainkan banyak. Mengapa demikian? karena film berdurasi 100 menit ini memiliki 10 kisah berbeda, di mana masing-masing kisahnya digarap oleh 10 sutradara berbeda. Jika dalam keseharian kamu lebih suka membaca cerpen maka kamu akan sangat menyukai Film Sanubari Jakarta ini. 

7. Belkibolang (2011)

Konsep film ini hampir sama dengan film Sanubari Jakarta, di mana dalam satu film terdapat 9 cerita tentang kisah dua anak manusia yang terjadi di ibukota saat malam hari. Dan sama seperti film Sanubari Jakarta, Belkibolang turut disutradarai dengan 9 sutradara yang berbeda. Sehingga kisah cinta yang ditampilkan pun lebih berwarna. Setelah kamu menyelesaikan menonton film Sanubari Jakarta, segera lanjutkan dengan menyaksikan Belkibolang ini.

8. Jakarta Maghrib (2010)

Film ini menggunakan waktu Maghrib sebagai timeline specialnya. Jadi sebagian besar film memang menjadikan waktu maghrib sebagai latar cerita. Pada umumnya, maghrib dikaitkan dengan fenomena religius. Tapi film Jakarta Maghrib berusaha menampilkan kesan yang lain tentang Maghrib khususnya bagi masyarakat urban Jakarta.

Film Jakarta Maghrib terbagi dalam 5 segmen utama dan 1 segmen penutup. Tiap segmen menceritakan kisah unik dari karakter tokoh yang berbeda. Yang selanjutnya akan dipertemukan dalam satu segmen penutup yang diberi nama Ba’da. Secara tidak langsung film produksi PT. Kharisma Starvision Plus ini ingin menyampaikan kisah menarik dari tiap-tiap orang dengan maghrib yang berbeda di ibukota.

9. Naga Bonar Jadi 2 (2007)

Merupakan film sekuel dari Naga Bonar. Film ini menceritakan tentang hubungan yang terjalin antara Nagabonar dan Bonaga dalam nuansa kehidupan urban Jakarta. Bonaga (Tora Sudiro) adalah pengusaha sukses. Sedangkan Nagabonar (Deddy Mizwar) merupakan ayah dari Bonaga.

Konflik mulai meruncing ketika Bonaga mendapatkan proyek resort yang ternyata mengincar lahan perkebunan sawit miliki Nagabonar. Film ini tidak hanya menceritakan kisah pengorbanan dan kisah cinta antara ayah dan anak. Tapi turut menceritakan tentang nilai-nilai perbedaan dari cara pandang antara dua karakter tokoh yang berbeda.

10. Jakarta Undercover (2006)

Film ini mengisahkan tentang Vikitra (Luna Maya) seorang penari yang melarikan diri ke Jakarta bersama adiknya, Ara setelah tidak sengaja membunuh ayahnya. Kisah perjalanan mereka yang tidak mudah semakin kelam saat Ara melihat aksi pembunuhan Haryo (Lukman Sardi) bersama teman-temannya. Di sisi lain, Viki bertemu dan berteman dengan Amanda (Fachri Albar) seorang waria penari striptis. Untuk melindungi Ara dan dirinya sendiri, Viki harus kembali melarikan diri hingga tanpa disadarinya dia semakin jatuh tenggelam dalam gelapnya kehidupan di kota metropolitan. 

Demikianlah rangkuman film Indonesia dengan latar belakang kota Jakarta. Hampir sebagian besar karya film di atas mungkin sebelumnya sudah pernah kamu tonton karena memang sangat populer di masa penayangannya.Dan sebagian lainnya, mungkin baru kamu ketahui hari ini. Tapi bukan jadi masalah, kamu masih bisa menyaksikan acting memukau dari para aktris dan actor Indonesia di film-film menarik dengan kearifan Jakarta. 


Film Yang Mungkin Terkait :

JFF 2019: HUMBA DREAMS

JFF 2019: HUMBA DREAMS

Film HUMBA DREAMS bercerita tentang MARTIN (J.S. Khairen), seorang mahasiswa film di Jakarta, yang p... Selengkapnya

Baca Juga :

Rekomendasi Film Horor yang Akan Tayang Pertengahan Hingga Akhir Tahun 2019

Rekomendasi Film Horor yang Akan Tayang Pertengahan Hingga Akhir Tahun 2019

Dari sekian banyak genre film yang kamu tonton, apa yang paling disukai? Apakah film action, superna... Selengkapnya

Ini Dia 7 Alasan Kenapa Harus Nonton Film Parasite

Ini Dia 7 Alasan Kenapa Harus Nonton Film Parasite

Penggemar film Korea di Indonesia wajib mengantisipasi film terbaru dan berkualitas “Parasite.” ... Selengkapnya

9 Film Indonesia Paling Kontroversial namun Berprestasi

9 Film Indonesia Paling Kontroversial namun Berprestasi

Industri film di tanah air memang sedang menunjukkan gebrakan, terbukti banyak film Indonesia yang b... Selengkapnya